
Langsa, 13 Maret 2026 – Universitas Samudra (UNSAM) menerima wakaf berupa lahan tambak (neuheun) seluas ±12,6 hektar yang berlokasi di Dusun Tanjung Sari, Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat. Lahan tersebut direncanakan untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan bidang akuakultur.
Penyerahan wakaf dilaksanakan di ruang rapat Universitas Samudra dan dihadiri oleh pihak pewakaf, Drs. Islahul Umam, M.Kom.I. Wakaf tersebut secara resmi diserahkan kepada Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Hamdani, M.T, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Islahul Umam menyampaikan bahwa wakaf lahan ini merupakan amanah keluarga yang diniatkan sebagai amal jariyah untuk almarhumah kakaknya. Ia berharap lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurutnya, keberadaan lahan tambak ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam pengembangan sektor perikanan dan usaha tambak yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari proses produksi hingga tahap panen.
Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Hamdani, M.T, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada universitas dalam mengelola wakaf tersebut. Ia menegaskan bahwa UNSAM akan mengelola lahan tersebut secara bertanggung jawab dan berkelanjutan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.
Rektor juga menjelaskan bahwa lahan tambak tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana pendukung kegiatan akademik, seperti penelitian, praktik lapangan mahasiswa, serta program pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Samudra.

Melalui pemanfaatan lahan wakaf ini, Universitas Samudra diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sektor perikanan di daerah. Selain itu, wakaf produktif ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan wakaf untuk mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan umat (HumasUnsam)