
LANGSA – Dua dosen Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Dr. Agus Putra AS, S.Pi., M.Sc. dan Lilis Nurjanah, S.Pi., M.Si., dipercaya menjadi dewan juri pada babak final Agro Smart Competition 2026 yang digelar di halaman Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kamis (17/9).
Agro Smart Competition 2026 merupakan lomba cerdas cermat tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Samudra selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 16–17 September 2026.
Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti babak penyisihan berupa sesi tanya jawab yang mempertemukan tim-tim dari berbagai SMK. Dari babak ini, lima tim terbaik dinyatakan lolos ke babak final yang digelar keesokan harinya, dengan materi lomba dibagi ke dalam lima bidang keilmuan, yaitu Agroteknologi, Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Akuakultur, Agribisnis, dan Peternakan.
Pada sesi bidang Akuakultur, para finalis diuji kemampuannya dalam membedakan ikan jantan dan betina, sebuah keterampilan dasar yang penting dikuasai dalam dunia budidaya perikanan. Di sinilah peran Dr. Agus Putra AS dan Lilis Nurjanah sebagai dewan juri, menilai ketepatan dan pemahaman peserta dalam mempraktikkan teknik identifikasi tersebut, sekaligus menggali wawasan finalis lewat sesi tanya jawab.
“Kemampuan membedakan ikan jantan dan betina adalah dasar penting sebelum masuk ke tahap pemijahan maupun pembesaran dalam budidaya ikan. Kami ingin melihat sejauh mana adik-adik SMK sudah memahami hal ini, baik dari sisi praktik maupun teorinya,” ujar Agus Putra.

Ia menambahkan bahwa antusiasme peserta selama sesi berlangsung cukup tinggi, terlihat dari cara mereka menjawab pertanyaan dewan juri dengan percaya diri, meski sebagian masih perlu memperdalam pemahaman mengenai ciri morfologi ikan.

Keterlibatan dosen Program Studi Akuakultur sebagai dewan juri pada ajang ini menjadi salah satu bentuk kontribusi program studi dalam mendukung kegiatan Fakultas Pertanian, sekaligus memperkenalkan bidang ilmu akuakultur kepada siswa-siswi SMK dari berbagai daerah. Melalui kegiatan seperti ini, program studi berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia perikanan budidaya sejak dini.
Agro Smart Competition 2026 diikuti oleh siswa-siswi dari sejumlah SMK, di antaranya SMKN 1 Peureulak dan SMKN 1 Karang Baru, yang tampil sebagai finalis pada babak puncak kompetisi ini.